Habis Kualifikasi Thomas-Uber, All England Menanti


Piala Thomas & Uber - Lambang Supremasi Bulutangkis Tingkat Internasional Dalam Kompetisi All England

KOMPAS.com — Sekembalinya ke Tanah Air, Senin (1/3/2010) malam seusai menghadapi laga kualifikasi Piala Thomas-Uber zona Asia di Thailand, laskar Merah Putih Indonesia kembali harus bersiap. Kurang dari tiga hari, para pebulu tangkis Indonesia harus kembali bertarung di Kejuaraan All England.

Seperti pada kualifikasi lalu, kami hanya meminta mereka bermain optimal dan ternyata mereka justru memperoleh hasil maksimal. Untuk itu di All England ini kami hanya akan meminta mereka untuk melakukan yang terbaik.
— Yacob Rusdianto

Pada kejuaraan bergengsi yang digelar pada 9-14 Maret 2010 ini, PBSI akan menurunkan 17 atlet pelatnas dan lima atlet non-pelatnas. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PBSI Yacob Rusdianto, tidak ada agenda pelatihan khusus karena persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.

“Tidak ada persiapan khusus, karena pemusatan latihan sudah jadi agenda tahunan kami yang rutin sifatnya. Meski jarak waktu persiapan yang dimiliki singkat, kondisi para pemain saat ini sangat baik,” ujar Yacob, Rabu (3/3/2010).

Di nomor tunggal putra, pemain pelatnas yang diturunkan adalah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, dan Dionysius Hayom Rumbaka. Untuk tunggal putri, Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, dan Maria Kristin Yulianto yang harus melewati babak kualifikasi.

Di nomor ganda putra, PBSI mengirim pasangan Rian Sukmawan/Yonathan Dasuki dan Bona Septano/Mohamad Ahsan, sedangkan di ganda putri, Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan Nitya Krishinda/Shendy Puspa Irawati, ditambah dua pasangan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah.

Sementara itu, pemain non-pelatnas yang dipastikan ikut serta adalah Taufik Hidayat, pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto/Hendra AG. Selain bermain di ganda putra, Hendra juga turun di nomor ganda campuran bersama Vita Marissa.

Yacob menambahkan, Hendra yang semula terbaring sakit DBD dipastikan positif mendampingi Markis Kido di nomor ganda putra.

Greysia Polii/Nitya Krishinda dipisah

Untuk nomor ganda putri akan dilakukan sedikit perubahan. Greysia Polii yang semula berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari kini harus bertukar dengan Meiliana Jauhari. Sementara Nitya Krishinda dipasangkan dengan Shendy Puspa Irawati.

“Perubahan itu cukup bagus. Sebelumnya pasangan baru ini pernah turun di kejurnas dan berhasil mengalahkan Korea Selatan. Ini merupakan kreativitas pelatih untuk mengasah potensi pemain lain sehingga menciptakan pasangan-pasangan ganda lain yang lebih kuat,” ungkap Yacob.

Mengenai peluang dan target yang dibebankan kepada para pemain, ia menambahkan, “Kami harus jujur semua pemain baik di nomor tunggal maupun ganda tidak ada yang dominan. Masih ada pemain-pemain hebat lain seperti Lin Dan dan Lee Chong Wei sehingga tidak membebani target berlebihan.

“Seperti pada kualifikasi lalu, kami hanya meminta mereka bermain optimal dan ternyata mereka justru memperoleh hasil maksimal. Untuk itu, di All England ini kami hanya akan meminta mereka untuk melakukan yang terbaik,” paparnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: