Demonstrasi Rakyat Melawan Presiden SBY Dan Pemerintahanya


Kalau kita menonton suatu pertandingan sepakbola, tentunya kita akan memihak salah satu kesebelasan sepakbola yang menjadi favorit kita, bukan? Ini adalah suatu hal yang biasa terjadi dalam dunia olahraga.

Bagaimana bila yang terjadi adalah sebuah pertandingan antara DEMONSTRASI RAKYAT MELAWAN PRESIDEN SBY DAN PEMERINTAHANNYA?

Untuk menentukan kira-kira siapa pemenangnya, ada baiknya kita melakukan evaluasi peta kekuatan dan segala kemungkinan yang terjadi.

DEMONSTRASI memiliki kekuatan yang berasal dari rakyat, yang bisa saja melibatkan banyak sekali unsur masyarakat yang mendukungnya. Unsur-unsur tersebut diantaranya: masyarakat awam, pengusaha, buruh, kaum  cendikia, anggota partai politik, mahasiswa, lembaga LSM, dan ormas lainnya. Demonstrasi rakyat ini bisa bertumbuh menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa besar. Dari 10% bisa menjadi 50% atau lebih. Besaran ini tergantung dari apa yang dapat memicunya.

PRESIDEN SBY memiliki kekuatan yang berasal dari rakyat juga, kekuatan tersebut telah diperolehnya dari hasil pemilihan umum (59.70% suara rakyat memilih SBY) yang sebenarnya hasil yang tidak mayoritas. Sedangkan dari Partai politik yang mendukung SBY adalah Partai Demokrat dan partai politik lainnya yang bergabung kepada SBY setelah kekalahan pemilu 2009:

PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PKPI, PDP, PPPI, Partai RepublikaN, Partai Patriot, PNBKI, PMB, PPI, Partai Pelopor, PKDI, PIS, Partai PIB, Partai PDI. Dan hasil penggabungan suara partai yang mendukung SBY pun tidak cukup besar yakni hanya 56.07% suara untuk duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Saat perolehan suara hasil pemilu tidak mayoritas maka dilakukan penggabungan suara (merger) dari partai politik lainnya yang juga tidak memiliki suara mayoritas.

Penggabungan suara dari beberapa partai politik supaya mendapatkan suara terbanyak tidaklah mewakili suara rakyat sepenuhnya.

Selain itu PRESIDEN SBY juga memiliki kekuasaan atas alat-alat negara terutama POLRI dan Tentara Nasional Indonesia. Namun demikian di kubu PRESIDEN SBY seringkali terjadi pro-kontra yang mengakibatkan tidak solidnya kekuatan di kubu PRESIDEN SBY. Alhasil dapat disimpulkan bahwa kekuatan PRESIDEN SBY akan cenderung menurun. Dan bisa diperkirakan kekuatan terbesar yang tadinya 59.70% akan menurun menjadi 40% hingga 30% saja.

Pernyataan Presiden SBY Yang Akan Membawa Malapetaka

Dalam pidatonya Presiden SBY pernah mengatakan bahwa bisa saja kejadian di tahun 1998 akan terulang, apabila demonstrasi yang anarkis ini terus terjadi. Apakah ini sebuah ancaman dari seorang Presiden Republik Indonesia kapada rakyat Indonesia? Alangkah baiknya bahwa seorang Presiden tidak memberikan sebuah pernyataan atas dasar emosi pribadinya sendiri. Memang benar Presiden juga manusia biassa, tapi bila seseorang telah terpilih menjadi Presiden berarti seharusnya dia menjadi seorang yang dapat diteladani dan dicintai oleh seluruh rakyat sehingga lebih mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan lainnya.

Presiden SBY Belum Terlambat Untuk Memperbaiki Sikapnya

Akhir-akhir ini begitu banyak demonstrasi yang terjadi terhadap pemerintahan di bawah Presiden SBY. Hal ini mengakibatkan begitu buruknya sikap dan pernyataan yang ditampilkan oleh seorang Presiden SBY. Sungguh sangat tidak diharapkan bahwa kita memiliki seorang Presiden yang begitu lemahnya dalam mengendalikan emosi dan kesadarannya. Semoga ini tidak terus berlanjut. Dan sebaiknyalah Presiden SBY segera memperbaiki sikapnya dan lebih kuat lagi berusaha untuk mengendalikan emosinya yang mulai tidak terkendali sebelum segala sesuatunya berubah menjadi sebuah alasan untuk memakzulkan seorang Presiden SBY.

Kami hanya bisa berdoa semoga kita tetap menjadi sebuah negara yang berhati besar dan memiliki Presiden yang juga berhati besar.

Elisa Kuntoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: