Clinton Minta China Selidiki Hacker Google


JUM’AT, 22 JANUARI 2010, 09:38 WIB – Eka Puspasari

Serangan ke jaringan sebuah negara bisa berarti serangan kepada semua.

VIVAnews – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Rodham Clinton meminta pemerintah China menyelidiki serangan cyber terhadap Google dan sejumlah perusahaan lainnya. Clinton mengatakan teknologi internet berperan penting dalam hubungan internasional dan siapa pun yang terlibat dalam serangancyber harus menghadapi kecaman dunia.

“Dalam dunia yang terhubung sepenuhnya ini, serangan ke jaringan sebuah negara bisa berarti serangan kepada semua,” kata Clinton di The Newseum, Washington, Kamis, 21 Januari 2010, seperti dikutip laman stasiun televisi CNN.

Komentar Clinton dikeluarkan setelah raksasa mesin pencari Google mengancam akan menghentikan operasinya di China. Google mengaku tidak sanggup lagi menahan serangan peretas (hacker) di negara Panda itu.

Pemerintah China mengatakan masalah Google ini merupakan kesalahpahaman bisnis. Mereka berharap kisruh Google tidak akan mengganggu hubungan antara AS dengan China.

Clinton menyatakan bahwa pengakuan Google terkait serangan cyber dan penyensoran isi laman oleh China membangkitkan kekhawatiran serius. Departemen Luar Negeri AS, menurut Clinton, akan menyampaikan protes resmi kepada pemerintah China terkait keluhan Google.

Selain itu, Clinton juga memperingatkan kemungkinan pemerintahan tertentu menggunakan kemudahan mengakses informasi saat ini untuk melanggar hak asasi manusia. “Tahun lalu, kita melihat sejumlah ancaman terhadap kebebasan informasi seperti yang dilakukan China, Tunisia, dan Uzbekistan,” kata Clinton.

Clinton juga mencontohkan menghilangnya laman jejaring sosial di Vietnam dan penangkapan 30 aktivis dan blogger di Mesir, akhir pekan lalu. Padahal menurut Clinton, seharusnya internet dapat berfungsi sebagai penyeimbang di tengah pertumbuhan sosial dan ekonomi.

“Dengan menyediakan akses mengenai pasar potensial, jaringan internet dapat menciptakan banyak peluang seperti yang terjadi di Kenya. Pendapatan para petani meningkat hingga 30 persen setelah menggunakan mereka teknologi perbankan mobile,” tutur Clinton.

• VIVAnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: